MANIPULASI TEKNOLOGI GAMES DI ERA DIGITAL
Teknologi Video Kamera
Kamera
video adalah kamera elektronik yang digunakan untuk menangkap gambar dan
merubahnya ke dalam format gelombang video atau perangkat kamera yang digunakan
untuk mengabil gambar bergerak dan menyimpannya pada media tertentu, dimana kemudian akan dilakukan proses
pengolahan. Kamera video termasuk salah satu produk
teknologi digital yang disebut salah satu perangkat digitizer yang memiliki
kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubah ke
mode digital elektrolis.
Konsep kerjanya merupakan kebalikan dari proses
kerja televisi CRT dimana sinyal video diproyeksikan ke kaca yang kemudian
dengan kecepatan tinggi menjadi sebuah gambar.
Teknologi Games
Teknologi game terdiri dari dua
kata, yaitu
· Teknologi
adalah keseluruhan fasilitas untuk menyediakan sesuatu yang dibutuhkan
bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Secara umum teknologi
dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun bukan benda yang diciptakan
secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu tujuan.
· Game
adalah permainan yang menggunakan interaksi antarmuka pengguna melalui
gambar yang dihasilkan oleh piranti video.
Dapat simpulkan bahwa teknologi game
berarti proses baik berupa yang dilakukan sistem atau perangkat keras yang
diberlakukan dalam upaya untuk mendukung kinerja dari game.
Sudah tidak asing lagi bagi kita
ketika mendengar kata Game. Setiap tahun selalu ada saja game versi baru
karya tangan-tangan kreatif dunia yang disajikan dengan free di media. Bukan
hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun banyak yang gemar bermain game.
· Teknologi
Game Generasi Pertama (1952-1975)
Teknologi Game pertama kali
diciptakan oleh A.S. Douglas tahun 1952 di Universty of Cambridge yaitu OXO
untuk mendemonstrasikan tesisnya mengenai interaksi antara komputer dan
manusia. Kemudian Douglas berkreasi lagi dengan menciptakan game versi TicTacToe yang diprogram pada komputer EDSAC vaccum-tube yang memiliki layar CRT (Cathode
Ray Tube).
Kemudian William Higinbotham
menciptakan game tennis for two pada tahun 1958 yang dimainkan di osiloskop.
Game sederhana yang menampilkan lapangan tennis dari samping ini memperlihatkan
seolah bola dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net.
Pada tahun 1961, komputer merupakan
barang yang bisa dikatakan sangat mewah, Steve Russel membuat game bernama
Spacewar karena ketertarikannya dengan kisah fiksi ilmiah karangan Edward E
Smith yang berjudul Skylark. Memanfaatkan pekerjaannya yang menggunakan komputer
mainframe MIT PDP-1 yang biasa dipakai untuk perhitungan statistik, Steve
membuat Spacewar. Video game mengalami awal perkembangan pada tahun 1996 oleh
mahasiswa-mahasiswa pada tahun itu memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada di
kampusnya untuk menyalurkan kreatifitas. Kemudian menjadi lebih berkembang lagi
ketika untuk pertama kalinya dirilis perngkat video game pada tahun 1972 untuk
pasar rumahan Magnavox Odyssey yang
dihubungkan dengan televisi. Tetapi pada tahun 1975 produsen magnavox berhenti
memproduksi odyssey karena berhasil mengenalkan mikroprosesor berbasis konsol.
Sebagai gantinya, Magnavox memproduksi Odyssey 100, yaitu mesin yang khusus
menyajikan game Pong.
· Teknologi
Game Generasi Kedua (1976-1983)
Di teknologi game generasi kedua ini
biasa disebut sebagai debut pertama 8 bit atau kurang lebih 4 bit dalam
sejarah komputer dan video game. Pada tahun 1976, dunia game dihidupkan kembali
oleh Fairchild dengan karyanya yaitu VES (Video Entertainment System).
Di generasi kedua ini menjadi primadona konsol game yang diantaranya adalah
Fairchild Channel F, Magnavox Odyssey versi 2, Attari 2600, dan Attari 5200.
Pada
tahun 1980, berbagai produsen konsol muncul dan menjadikan Atari 2600 sebagai
konsep dasar. Sehingga perkembangan dunia game menjadi semakin pesat. Generasi
kedua ini juga ditandai dengan game Arcade 3D pertama keluaran Atari
yaitu Battlezone, Pac-Man keluaran Namco, Game & Watch seri video game-handheld keluaran
Nintendo, dan juga APF yang mengeluarkan Imagination Machine yang
merupakan add-on komputer untuk video game rumahan APF MP-100. Tetapi pada
tahun 1983 eksistensi dunia game mulai menurun karena kurang kreatifnya para
pencipta game. Terlebih lagi perkembangan PC semakin canggih, sehingga
orang-orang lebih tertarik membeli PC daripada
membeli konsol video game.
· Teknologi
Game Generasi Ketiga (1983-1986)
Konsol bernama Famicon/Nintendo
Entertainment System (NES) yang dirilis di akhir tahun 1983 menjadi gebrakan
baru yang diciptakan oleh perusahaan bernama FAMICOM di Jepang. Konsol yang
diciptakan FAMICOM ini merupakan konsol yang pertama kali menampilkan gambar
dan animasi resolusi tinggi. FAMICOM atau yang lebih dikenal dengan Nintendo
ini memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, sehingga seluruh game
yang akan dirilis harus dengan seizin Nintendo. Kemudian muncul game legendaris
yang sampai saat ini masih memiliki banyak peminat, yaitu Super Mario. Karena
munculnya super mario yang dengan cepat booming, banyak perusahaan sofware
maupun hardware yang menghentikan produksinya. Bahkan Nintendo memperluas
pemasarannya ke Amerika. Di era ini produksi Nintendo mendominasi di Amerika
dan merajai pasar video game, sehingga terjadi perang konsol game antara
perusahaan konsol game Nintendo dengan SEGA.
· Teknologi
Game Generasi Keempat (1988-1993)
Teknologi Game generasi empat ini
disebut dengan generasi 16 bit yang membawa perubahan pada gameplay, tata
suara, grafik. Pada tahun 1988, Nintendo mendapatkan sambutan hangat oleh
dunia. SEGA yang menyaingi Nintendo, merilis generasi konsol selanjutnya yaitu
Sega Mega Drive. Hal tersebut membuat persaingan antara SEGA dan Nintendo
semakin ketat. Meskipun konsol dari SEGA ini memiliki gambar yang lebih tajam
dan animasinya lebih halus dibandingkan Nintendo, tetapi tetap saja Nintendo
berada di titik penjualan tertinggi. Nintendo kembali mengeluarkan konsol
generasi baru mereka pada tahun 1990, yaitu SNES (Super Nintendo
Entertainment System). Meskipun ada beberapa saingan produsen konsol
seperti NEC dan SNK, tetapi kedua konsol Nintendo tetap menduduki konsol
terpopuler. Pada tahun 1990 pula SEGA mengeluarkan Sega Megadrive yang menyita
perhatian para pencinta game, terutama Amerika. Kemudian SEGA melanjutkan
produksi di tahun 1991 dengan game Sonic the Hedgehognya. Game tersebut juga
membuat para pencinta game kareka kualitasnya yang jauh lebih baik daripada
Super Mario ciptaan Nintendo.
· Teknologi
Game Generasi Kelima (1994-1999)
Pada tahun 1994, Atari kembali
meluncurkan konsol untuk menyaingi konsol dari SEGA dan Nintendo. Atari Jaguar
menyaingi kecanggihan SNES dan Mega Drive tetapi penggunaannya yang sulit
membuat tertarik pencinta game. Terlebih lagi pada saat itu Sony mengeluarkan
konsol berbasis CD yang super legendaris.
Di Teknologi Game generasi lima
inilah muncul konsol game yang bernama playstation yang diluncurkan oleh Sony.
Generasi ini juga bisa disebut dengan era konsol 32 bit. Konsol berbasis CD
keluaran Sony menuai sukses untuk keluaran pertamanya yang kemudian menjadi
konsol terlaris sepanjang masa. Karena merasa tersaingi, Nintendo meluncurkan
Nintendo 64 dan SEGA merilis.
· Teknologi
Game Generasi Keenam (2000-Sekarang)
Teknologi Game generasi enam ini
masih dikuasai oleh Sony. Pada tahun 2000, Sony semakin merajalela dengan
merilis Playstation 2 yang berbasis DVD yang ukurannya lebih kecil. Xbox yang
merupakan keluaran Microsoft adalah satu-satunya saingan Playstation. Meskipun
tampilan Xbox sangat tajam dan berkualitas, tapi ternyata game Xbox tidak bisa
mengalahkan populernya Playstation 2. Sampai saat ini sony sudah
meluncurkan Playstation versi 3, dan disusul versi ke 4.
Nama : Siti Khoiriyatul Anwariyah
Kelas : 2IA07
Pengantar Teknologi Informasi dan New Media
Universitas Gunadarma



Komentar
Posting Komentar